SMP • Fisika Termal

Simulasi Pemuaian Zat Padat

Pengamatan pemuaian termal panjang batang logam akibat pemanasan suhu tinggi.

Pertambahan Panjang:ΔL=L0αΔT\Delta L = L_0 \cdot \alpha \cdot \Delta T
Panjang Akhir:Lt=L0(1+αΔT)L_t = L_0 (1 + \alpha \cdot \Delta T)
Koefisien Muai:α=ΔLL0ΔT\alpha = \frac{\Delta L}{L_0 \cdot \Delta T}

Parameter Termal

Suhu Pemanas (TT):25°C
25°C (Ruang)300°C600°C (Maks)
Preset Temperatur:
Panjang Awal Batang: 100.00 cm
ΔT = +0°C
Aluminium (L₀ = 100 cm)
ΔL = +0.0000 cm
0 cm
L₀ (100 cm)
SENSOR MICROMETER: SCALE 70x MAGNIFIEDSTATUS TERMAL AMAN
Kenaikan Suhu (ΔT)
0 °C

ΔT = 25°C - 25°C

Pertambahan Panjang (ΔL)
+0.0000 cm

(0.000 mm)

Panjang Akhir (Lt)
100.0000 cm

L₀ + ΔL

Analisis Koefisien Muai Panjang (α\alpha):

Semakin besar nilai koefisien muai panjang suatu bahan, semakin cepat dan panjang pertambahan dimensinya saat dipanaskan. Sebagai contoh, Aluminium (α=24×106/°C\alpha = 24 \times 10^{-6}/\text{°C}) memuai dua kali lebih panjang dibandingkan Besi (α=12×106/°C\alpha = 12 \times 10^{-6}/\text{°C}) pada suhu yang sama. Penerapan praktis fenomena ini terlihat pada celah sambungan rel kereta api, kabel transmisi listrik yang sengaja dipasang kendur, dan keping bimetal pada saklar otomatis seterika listrik.