SMA • Fisika Optika Geometri

Simulasi Optik: Lensa Cembung & Cekung

Pelacakan berkas sinar istimewa, perbesaran linear, dan karakteristik pembentukan bayangan.

Persamaan Lensa Gauss:1f=1s+1s    s=sfsf\frac{1}{f} = \frac{1}{s} + \frac{1}{s'} \iff s' = \frac{s \cdot f}{s - f}
Perbesaran Linear:M=ss=hhM = \left| \frac{s'}{s} \right| = \left| \frac{h'}{h} \right|
Kekuatan Lensa:P=100f (cm) DioptriP = \frac{100}{f\text{ (cm)}} \text{ Dioptri}

Parameter Optik

Jarak Benda (ss):140 cm
10 cm150 cm300 cm
Jarak Fokus (f|f|):60 cm
30 cm75 cm120 cm
Preset Ruang Benda:
Sifat: Nyata • Terbalik • Diperkecil
── Sinar 1 (Sejajar)── Sinar 2 (Pusat)
F₁2F₁F₂2F₂Benda (s=140cm)Bayangan (s'=105.0cm)
Jarak Bayangan (s')
105.0 cm

s' > 0 (Di Belakang Lensa)

Perbesaran Linear (M)
0.75x

Tinggi Bayangan: 33.8 cm

Kekuatan Lensa (P)
+1.67 D

Lensa Konvergen (Plus)

Pedoman Sinar Istimewa Lensa:

1. Sinar datang sejajar sumbu utama akan dibiaskan melalui titik fokus aktif lensa.
2. Sinar datang yang melewati titik pusat optik lensa ($O$) akan diteruskan lurus tanpa pembiasan.
3. Jika perpanjangan sinar bias berpotongan di sisi yang sama dengan benda ($s' < 0$), bayangan bersifat Maya dan Tegak (seperti saat menggunakan lup/kaca pembesar). Jika sinar bias nyata berpotongan di belakang lensa ($s' > 0$), bayangan bersifat Nyata dan Terbalik (seperti pada proyektor dan sensor kamera).