Pembuktian sifat gelombang cahaya melalui superposisi koheren dua berkas laser celah ganda (Eksperimen Young 1801).
Jika naik atau naik → pita makin renggang.
Jika naik → pita makin rapat.
Sebelum tahun 1801, teori partikel korpuskular Sir Isaac Newton meyakini cahaya sebagai partikel lurus. Jika cahaya berupa partikel murni, melewati dua celah sempit hanya akan menghasilkan dua garis terang di layar.
Thomas Young mendemonstrasikan munculnya puluhan garis pita terang dan gelap berulang yang teratur. Hal ini hanya mungkin terjadi jika gelombang dari celah pertama dan celah kedua saling menguatkan (interferensi konstruktif saat beda fase ) dan saling meniadakan (interferensi destruktif saat beda fase ).