Beranda Praktikum/Biologi SMA/Hukum Hardy-Weinberg & Mikroevolusi

Simulasi Hukum Hardy-Weinberg & Mikroevolusi

Eksperimen stokastik genetika populasi: Pengaruh ukuran populasi (Hanyutan Genetik / *Genetic Drift*) dan tekanan seleksi alam ($s$) terhadap dinamika frekuensi alel dari generasi ke generasi.

Keseimbangan Frekuensi Alel & Genotipe (Hukum Hardy-Weinberg)
p+q=1,quadp2+2pq+q2=1p + q = 1, \\quad p^2 + 2pq + q^2 = 1
Kebugaran Relatif (Relative Fitness) Seleksi Alam
wAA=1,quadwAa=1,quadwaa=1sw_{AA} = 1, \\quad w_{Aa} = 1, \\quad w_{aa} = 1 - s

Parameter Gene PoolFaktor Evolusi

Frekuensi Awal Alel Dominan A (p):0.50
p = 0.10 (Langka)p = 0.90 (Melimpah)
Ukuran Populasi Pulau (N):100 ekor
20 (Drift Ekstrem)600 (Stabil)
Tekanan Seleksi thd Kumbang Putih (aa):s = 0.00
s = 0.0 (Netral / Aman)s = 0.8 (Tekanan Predator Kuat)

Kebugaran fenotipe resesif: w(aa) = 1.00

Generasi Berjalan:F0 / F50
Status Polimorfisme Gene Pool:
✅ Polimorfisme Terjaga (Kedua alel masih eksis dalam gene pool).
Skenario Uji Cepat:
Dinamika Frekuensi Alel vs Waktu Generasi
Alel A (p) = 0.500 Alel a (q) = 0.500
Koloni Kumbang Habitat Pulau (Visualisasi Fenotipe Nyata)
AA (Oranye) Aa (Belang) aa (Putih)
Homozigot Dominan (AA)
0 ekor (0.0%)
Prediksi H-W (p²·N):25 ekor
Heterozigot Carrier (Aa)2pq
0 ekor (0.0%)
Prediksi H-W (2pq·N):50 ekor
Homozigot Resesif (aa)
0 ekor (0.0%)
Prediksi H-W (q²·N):25 ekor
Wawasan Praktikum Genetika Populasi:

1. Uji Hanyutan Genetik (Genetic Drift): Atur populasi pada angka kecil (N = 20) tanpa seleksi alam (s = 0). Jalankan simulasi beberapa kali; Anda akan melihat garis oranye dan biru bergelombang liar dan sering kali salah satu alel punah secara tak terduga dalam waktu kurang dari 20 generasi murni karena faktor keberuntungan acak!

2. Uji Kestabilan Hardy-Weinberg: Atur populasi pada angka besar (N = 600) dan seleksi alam nol (s = 0). Garis frekuensi alel akan membentuk garis lurus mendatar yang stabil dari generasi ke generasi, membuktikan keabsahan Hukum Keseimbangan Hardy-Weinberg.