SMA • Fisika Gelombang Bunyi

Simulasi Efek Doppler Gelombang Bunyi

Perubahan nada frekuensi akibat gerak relatif sumber bunyi ambulans dan pengamat.

Persamaan Efek Doppler:fp=fsv±vpvvsf_p = f_s \cdot \frac{v \pm v_p}{v \mp v_s}
Cepat Rambat Suara Udara:v=340 m/sv = 340\text{ m/s}
Kompresi Panjang Gelombang:λdepan=vvsfs\lambda_{\text{depan}} = \frac{v - v_s}{f_s}

Variabel Gerak Relatif

Kecepatan Sumber (vsv_s):60 m/s
← Kiri (-150)Diam (0)Kanan (+150) →
Kecepatan Pendengar (vpv_p):0 m/s
← Kiri (-150)Diam (0)Kanan (+150) →
Preset Skenario:
Frekuensi Stabil
Frekuensi Sumber Asli:500 Hz
DOPPLER ACOUSTIC WAVE CHAMBER // MEDIUM: AIRWAVEFRONT COMPRESSION DETECTED
Frekuensi Terdengar (fp)
500.0 Hz

+0.0% dari nada asli

Panjang Gelombang Depan (λ)
0.560 m

Muka gelombang memampat di depan sumber

Bilangan Mach (M)
0.18 Mach

Subsonik (Kurang dari kecepatan suara)

Hukum Efek Doppler & Fenomena Akustik:

Ketika sumber bunyi bergerak mendekati pendengar, muka-muka gelombang bunyi di depannya terdesak dan merapat (λdepan<λ0\lambda_{\text{depan}} < \lambda_0), sehingga frekuensi yang diterima telinga menjadi lebih tinggi (suara sirine terdengar melengking). Sebaliknya, saat sumber bergerak menjauh, gelombang bunyi merenggang di belakangnya (λbelakang>λ0\lambda_{\text{belakang}} > \lambda_0), menghasilkan frekuensi yang lebih rendah (suara lebih berat/bass).